Pidato Berbakti Kepada Orang Tua

Pidato Berbakti Kepada Orang Tua − Orang tua adalah ayah dan/atau ibu seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Umumnya, orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam membesarkan anak, dan panggilan ibu/ayah dapat diberikan untuk perempuan/pria yang bukan orang tua kandung (biologis) dari seseorang yang mengisi peranan ini. Contohnya adalah pada orang tua angkat (karena adopsi) atau ibu tiri (istri ayah biologis anak) dan ayah tiri (suami ibu biologis anak). Menurut Thamrin Nasution, orang tua merupakan setiap orang yang bertanggung jawab dalam suatu keluarga atau tugas rumah tangga yang dalam kehidupan sehari-hari disebut sebagai bapak dan ibu.Jika menurut Hurlock, orang tua merupakan orang dewasa yang membawa anak ke dewasa, terutama dalam masa perkembangan. Tugas orang tua melengkapi dan mempersiapkan anak menuju ke kedewasaan dengan memberikan bimbingan dan pengarahan yang dapat membantu anak dalam menjalani kehidupan. Dalam memberikan bimbingan dan pengarahan pada anak akan berbeda pada masing-masing orang tua kerena setiap keluarga memiliki kondisi-kondisi tertentu yang berbeda corak dan sifatnya antara keluarga yang satu dengan keluarga yang lain.

Mama/Papa atau Mami/Papi merupakan salah satu sebutan lain untuk orang tua. Pemanggilan ibu/ayah dengan sebutan mama/papa sudah menjadi hal yang umum di masyarakat Indonesia.Dalam bahasa gaul, orang tua disebut denganBonyok (Bokap/Nyokap).

Assalamu’ alaikum wr. wb.

Hamdan Wa Sukrolillah, Washolatu wasalamu Ala Rosulillah, Amma ba’ du.

Puji syukur Alhamdulilah atas segala limpahan karunia-Nya. Sholawat dan salam milik Allah semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW.

Bapak/Ibu Dewan Juri yang saya hormati, dan hadirin yang dimulyakan Allah.

Rosulullah SAW menyuruh kita agar berbakti kepada ibu sampai 3 kali daripada kepada ayah. Dan di dalam hadist disebutkan: adzanatu tahta akdami ummahati “There is paradise under mother’s foot”. (Surga berada di telapak kaki Ibu) Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato tentang berbakti kepada orang tua.

Dear Ladies and Gentlemen

Islam menempatkan orang tua pada posisi yang terhormat dan mulia. Karena mereka kita lahir ke dunia ini. Maka, kita harus senantiasa mendo’akan mereka. “Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Kasihanilah mereka sebagaimana mereka mengasihi aku sejak kecil”.

Dear Ladies and Gentlemen.

Seorang tabi’ah mengatakan : “Barang siapa yang mendo’akan kedua orang tuanya 5 kali dalam sehari semalam, maka dia telah menunaikan kewajiban terhadap orang tuanya”. Untuk itu, rajin-rajinlah mendo’akan mereka setiap selesai sholat fardhu.

Ada 3 amal yang tidak akan terputus pahalanya, yaitu Shodaqoh jariyah, Ilmu yang bermanfaat, dan Anak yang soleh. Salah satunya adalah do’a anak yang soleh. Kita harus bisa Njunjung Dhuwur Mendem Jero. Janganlah kita menjadi anak yang durhaka, naudzubillahi mindzalik. Sungguh berdosa, dosa besar.

Dear Ladies and Gentlemen.

Sebagai seorang anak, kita harus berbakti kepada orang tua, janganlah sekali-kali kita menyakiti hati mereka, yang akibatnya akan menyengsarakan hidup kita, baik di dunia maupun di akhirat. Apalagi kepada ibu, bayangkan, seorang ibu kelelahan dalam mengandung, melahirkan, menyusui dan menyayangi kita. Tanpa pamrih. Untuk itu kita harus berbakti kepada orang tua dengan tulus dan ikhlas agar hidup kita selamat baik di dunia maupun di akhirat. Ibu… kaulah wanita yang mulia. Derajatmu tiga tingkat dibanding ayah…

Dewan juri yang saya hormati.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga ada manfaatnya. Terima kasih atas segala perhatian, mohon maaf atas segala kekurangan.

Wassalamu’ alaikum wr. wb………….